Fakultas BIologi, Universitas Gadjah Mada pada tahun 2021 melakukan beberapa penelitian terkait entomologi (serangga), mulai dari lebah hingga kupu-kupu di Desa Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul. Fakultas Biologi UGM juga menggandeng PLN Peduli dalam pendampingan dan pengembangan masyarakat Kalurahan Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul.
Program tersebut memiliki banyak kegiatan, salah satunya adalah sosialisasi tentang keberadaan kupu-kupu raja (Troides helena) yang langka dan dilindungi. Fakultas Biologi UGM melalui mahasiswanya menyampaikan tentang kupu-kupu raja ini dan dilanjutkan oleh tim dari Pemuda Pecinta Alam Gunungkidul yang sharing tentang tanaman yang menjadi makanan dari kupu-kupu ini (hostplant). Diskusi dilanjutkan dengan pengembangan potensi desa untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Dalam sesi diskusi ini, General Manager Rumah BUMN Gunungkidul, Edi Dwi Atmaja membahas tentang pengembangan UMKM dan potensi desa menjadi satu-kesatuan dalam bentuk desa wisata yang kepengurusan dan legalitasnya telah dimiliki oleh kalurahan Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul.

Pemaparan materi mengenai pengembangan UMKM dan potensi desa
Dalam kegiatan ini, Fakultas Biologi UGM memberikan 100 bibit sirih hutan (Aristolochia tagala) yang merupakan hostplant dari kupu-kupu raja (Troides helena) yang akan ditanam di beberapa titik potensial, salah satunya adalah di objek wisata alam yang terdapat di kalurahan Kedungpoh. Harapannya, wisata di Kalurahan Kedungpoh tidak hanya menyajikan keindahan alam, namun juga wisata edukasi dan didukung dengan produk-produk UMKM yang berkualitas. Beberapa produk UMKM dari kalurahan Kedungpoh antara lain madu klanceng, kerajinan dari kayu dan bambu, meuble bambu, perkakas rumah tangga dari kayu dan yang paling menarik adalah alat musik rinding gumbeng yang merupakan salah satu alat music khas dari daerah Gunungkidul bagian utara.

Foto bersama peserta sharing
Salam sukses,
Rumah BUMN Gunungkidul
Leave a Comment