- March 31, 2022
- Nabila Intan
- 0 Comments
- Berita, Inkubasi, Program Rumah BUMN, UMKM
GREBEK UMKM #2 – Personal Finance “Cara Mengatur Keuangan Pribadi dan Keluarga”
Pertemuan kedua dengan rekan-rekan Grebek UMKM kami langsungkan di Angkringan Lebak Bulus, Kepek, Wonosari, Gunungkidul pada hari Kamis, 31 Maret 2022. Kali ini Bapak Edi Dwi Atmaja, S. Si., M. Psi. membahas materi tentang Personal Finance. Tapi materi pagi tadi kami titik beratkan pada pengelolaan keuangan keluarga, karena sebagian besar peserta adalah bapak / ibu yang tentu sudah berkeluarga. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Grebek UMKM yang dilaksanakan oleh Rumah BUMN Gunungkidul. Materi ini kami masukkan karena kami berpikir bahwa pengelolaan keuangan keluarga sangat berpengaruh terhadap keuangan usaha.

Pemaparan Materi Personal Finance “Cara Mengatur Keuangan Pribadi dan Keluarga”
Materi secara umum terbagi dalam 4 chapter.
- Yang pertama adalah tentang pencatatan aset yang dimiliki. Aset keluarga dan aset usaha sebisa mungkin dipisah.
- Kedua, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran rutin yang diawali dengan pencatatan. Hal yang paling sulit di point ini adalah konsistensi dalam mencatat dan melakukan evaluasi.
- Ketiga, membangun motivasi pengelolaan usaha dengan membuat rencana realisasi mimpi jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang.
- Keempat, pengelolaan tabungan dan investasi.
Dan ternyata masih banyak dari rekan-rekan UMKM yang tidak melakukan pemisahan antara pendapatan usaha dan keluarga/pribadi. Masih banyak yang tidak menggaji diri sendiri dalam menjalankan usahanya. Masih banyak yang tidak melakukan pencatatan. Bahkan masih banyak yang belum bisa membedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Literasi keuangan dalam kehidupan kita masih cukup rendah. Jadi tidak aneh ketika banyak yang terjebak hutang atau tertipu oleh investasi abal-abal.

Pemaparan Materi Personal Finance “Cara Mengatur Keuangan Pribadi dan Keluarga”
Kegiatan hari ini sekaligus menyadarkan kami bahwa masih banyak PR kita untuk mengembangkan dan mendampingi UMKM. Mungkin tidak hanya rekan-rekan pelaku UMKM, tapi juga para pegawai dan karyawan. Karena banyak kasus yang kami temui dimana pegawai dan karyawan yang mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan. Tetapi mengelola keuangan memang tidak mudah. Membutuhkan konsistensi. Jika tidak percaya, silahkan mencoba mencatat pemasukan dan pengeluaran pribadi, dan dalam jangka waktu tertentu akan mulai muncul rasa malas mencatat. Itulah mengapa pegawai administrasi dan akunting dibayar mahal. Jadi sekarang mulailah untuk rajin mecatat ya teman-teman.
Salam Sukses
Rumah BUMN Gunungkidul
Leave a Comment