- February 25, 2022
- Nabila Intan
- 0 Comments
- Artikel Bisnis, Inkubasi, Marketing, Program Rumah BUMN, UMKM
Pelatihan Offline: Membangun Proposisi Usaha dan Produk
Pada hari Jum’at, 25 Februari 2022 pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB dilaksanakan pelatihan mengenai bagaimana membangun proposisi usaha dan produk. Pelatihan ini dilaksanakan di Rumah BUMN Gunungkidul dengan peserta rekan-rekan UMKM dampingan. Materi ini disampaikan oleh Edi Dwi Atmaja, M. Psi. selaku General Manager Rumah BUMN Gunungkidul.
Rekan-rekan UMKM yang hadir dalam materi ini adalah UMKM yang benar-benar tertarik dengan materi karena hanya disediakan beberapa kursi saja karena masih dalam rangka PPKM mikro. Selain terbatas, pelaksanaan pelatihan ini juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Meski pelatihan ini dibuka untuk umum dan gratis, namun diprioritaskan untuk rekan-rekan UMKM dampingan Rumah BUMN Gunungkidul. Pelatihan kali ini kami memanfaatkan ruangan sebelah utara di bagian pojok yang bersetting semi lesehan dengan beanbag agar terasa lebih santai.

Suasana pelatihan “Membangun Proposisi Usaha & Produk”
Tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang proposisi baik untuk diterapkan pada produk maupun usaha yang dijalankan. Proposisi adalah nilai/ poin pada suatu usaha, jasa atau produk yang diperhitungkan dan menjadi bahan pertimbangan bagi pelanggan untuk memutuskan akan membelinya atau tidak. Nilai tersebut sebaiknya dapat memenuhi kebutuhan atau memecahkan masalah pelanggan dan tidak dimiliki oleh pesaing.
Beberapa hal yang harus dilakukan terlebih dahulu dalam menyusun proposisi usaha atau produk antara lain daftar layanan atau produk yang ingin ditawarkan. Apakah produk atau layanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, menyelesaikan masalah, atau membantu pelanggan memperbaiki pekerjaan sosial, fungsional, maupun emosional.
Selanjutnya memperhitungkan beberapa hal, yaitu penjelasan mengenai bagaimana layanan atau produk yang dipasarkan dapat menyelesaikan pengalaman negatif yang pernah dialami pelanggan. Pada poin ini UMKM harus dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan beban dan penderitaan pelanggan sesuai dengan pernyataannya.
Selanjutnya adalah menjelaskan bagaimana layanan atau jasa UMKM bisa memberi manfaat yang menguntungkan pelanggan. Poin-poin di atas digunakan untuk menentukan keunggulan produk yang ditawarkan ke pelanggan, manfaat setelah menggunakan produk yang dirasakan pelanggan, dan alasan yang membedakan produk dari pesaing dan mengapa pelanggan harus membelinya.
Pelatihan yang dijadwalkan akan dilaksanakan selama dua jam, terlaksana dengan durasi dua setengah jam. Hal ini terjadi karena diskusi yang terjadi selama proses pematerian cukup menarik. Beberapa pelaku UMKM belum menentukan proposisi usaha dan produknya, sehingga selama proses pematerian, kami juga membantu mereka menyusun proposisi usaha dan produknya. Setelah pelatihan selesai, beberapa UMKM antara lain Elfata dan Marvera melanjutkannya dengan konsultasi mengenai usahanya. Beberapa hal yang dikonsultasikan antara lain mengenai pengelolaan usaha dan marketing online.
Salam Sukses
Rumah BUMN Gunungkidul
Leave a Comment