- February 18, 2026
- Nabila Intan
- 0 Comments
- Artikel Bisnis, Berita, Marketing, Program Rumah BUMN, UMKM
Rumah BUMN Gunungkidul Bekali UMKM Edukasi Ketenagalistrikan dan Keterampilan Meronce
(SOSIALISASI KETENAGALISTRIKAN DAN WORKSHOP PEMBUATAN KEYCHAN BERSAMA RUMAH BUMN GUNUNGKIDUL)
GUNUNGKIDUL, 18 Februari 2026 –Rumah BUMN Gunungkidul menggelar dua sesi sekaligus pelatihan regular, yakni terkait Sosialisasi Ketenagalistrikan bekerja sama dengan PLN ULP Wonosari dan Workshop Meronce bersama UMKM DF Craft (Dapur Flanel). Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta baik yang telah memiliki usaha maupun yang masih baru ingin merintis usaha.

Sesi pertama diisi dengan sosialisasi ketenagalistrikan oleh Manajer PLN ULP Wonosari, Bapak Irwin Julian. Beliau menjelaskan banyak hal terkait pengetahuan dasar ketenagalistrikan, layanan kelistrikan untuk UMKM, strategi efisiensi dan keamanan kelistrikan untuk UMKM, hingga upaya pencegahan bahaya kelistrikan. Baliau membahas tuntas terkait PLN Mobile yang mana menjadi wadah pertama bagi masayarakat untuk terhubung dengan mudah pada aneka ragam layanan PLN. Layanan PLN Mobile adalah aplikasi all-in-one dari PT PLN (Persero) untuk mempermudah pelanggan, mencakup pembelian token prabayar, pembayaran tagihan listrik, pengajuan pasang baru, tambah daya, hingga pelaporan gangguan. Aplikasi ini juga menyediakan layanan Catat Meter Mandiri (SwaCam), simulasi biaya, serta info lokasi SPKLU.
Selain terkait PLN Mobile, Narasumber juga menjelaskan adanya program khusus dan kemitraan PLN untuk UMKM, diantaranya pelatihan dan pendampingan UMKM melalui Rumah BUMN serta tarif listrik khusus untuk UMKM (tarif bisnis). Program-program tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM secara maksimal.
Perlu diketahui Bersama bahwa sampai dengan saat ini, PT PLN (Persero) mengelola sebanyak 26 Rumah BUMN dan 8 HUB UMK yang tersebar di berbagai wilayah provinsi di Indonesia, salah satunya adalah Rumah BUMN Gunungkidul dibawah pengelolaan PLN UID Jateng & DIY.

Salah satu program kemitraan UMKM melalui Rumah BUMN Gunungkidul, diselenggarakannya sesi kedua yakni Workshop Meronce yang diisi oleh UMKM anggota Rumah BUMN Gunungkidul, yakni DF raft (Dapur Flanel). Ibu Hartini selaku narasumber sekaligus owner DF Craft mengajarkan para peserta untuk membuat keychain atau gantungan kunci yang saat ini tengah naik daun di kalangan Gen Z. Dengan memadukan antara manik-manik dengan kawat serta tali-temali, masing-masing peserta berhasil menyelesaikan workshop dengan penuh kegembiraan. Hartini selaku owner DF Craft sempat membuka workshop dengan mengilas balik cerita perjalanan bisnisnya yang mungkin dianggap sepele, namun berkat ketekunan dan keuletan serta selalu responsive dengan perubahan jaman yang ada, usaha kecil dapat berkembang menjadi lebih produktif hingga dapat membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar.
Workshop ini terbuka untuk umum, terutama bagi masyarakat yang ingin memiliki usaha namun masih mengalami kebingungan, workshop ini dapat menjadi salah satu inspirasi. Tidak hanya berhenti pada workshop saja, melalui layanan Klinik UMKM, Rumah BUMN Gunungkidul hadir lebih dekat dan professional dalam pendampingan bagi UMKM mitra anggotanya. Harapannya, adanya wadah UMKM yang disediakan oleh PT PLN melalui Rumah BUMN Gungkidul lengkap dengan fasilitasi pendampingan dan coaching atau mentoring serta dukungan pemasaran, dapat membantu UMKM berkembang dan naik kelas.
Leave a Comment